Recent Posts

Showing posts with label Sejarah Dan Berita. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Dan Berita. Show all posts

Thursday, July 17, 2025

contoh jurnal MOOC PPPK Kemenag 2025

 

­­

 

 

JURNAL MOOC PPPK

TAHUN 2025

 



 

 

 

 

 

Di Susun Oleh :

 

Nama              : Muhammad Rasyid Ridho

NIP                  : 199206102025211021

Jabatan           : Pengadministrasian Perkantoran

Instansi            : Kementerian Agama


 

Rangkuman

Agenda I

 

1.Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara

Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi oleh kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) menegaskan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia bertujuan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Sebagai warga negara terpilih, PPPK diharapkan mampu mengaktualisasikan nilai dasar bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai calon pengawak sistem tersebut, PPPK diharapkan mampu mengimplementasikan wawasan kebangsaan yang mantap dan mengaktualisasikan kesadaran bela negara dalam kerangka Sistem Administrasi NKRI, sehingga amanat UUD 1945 untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasional dapat diwujudkan. Peran, tugas, dan fungsi ASN menempatkan ASN sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan yang secara langsung bertanggung jawab untuk menjamin terselenggaranya roda pemerintahan, serta memiliki tanggung jawab untuk ikut serta secara langsung mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Kompetensi yang Diharapkan Setelah Mempelajari Materi, Memantapkan wawasan kebangsaan, Menumbuhkan kesadaran bela negara, Indonesia sebagai alat pemersatu, identitas, kehormatan, dan kebanggaan bersama.

Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional berdasarkan Pembaharuan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Para mahasiswa sekolah dokter Jawa di Batavia menggagas sebuah rapat kecil yang diinisiasi oleh Soetomo. Tanpa mereka sadari, rapat kecil tersebut sesungguhnya menjadi titik awal dimulainya pergerakan nasional menuju Indonesia Merdeka. Pada Juni 1908, koran Bataviasch Niewsblad mengumumkan untuk pertama kalinya berdirinya Boedi Oetomo. Pada September 1909, anggota beberapa mahasiswa Indonesia di Belanda mendirikan sebuah organisasi perkumpulan pelajar Indonesia yang bernama Indische Vereeniging, yang kemudian mengubah namanya menjadi Perhimpunan Indonesia.

 

2. Analisis Isu Kontemporer

 Perubahan adalah sesuatu keniscayaan yang tidak bisa dihindari, menjadi bagian yang selalu menyertai perjalanan peradaban manusia. Cara kita menyikapi terhadap perubahan adalah hal yang menjadi faktor pembeda yang akan menentukan seberapa dekat kita dengan perubahan tersebut, baik pada perubahan lingkungan individu, keluarga (family), Masyarakat pada level lokal dan regional (Community/ Culture), Nasional (Society), dan Dunia (Global). Menurut DePorter (2009:172), selain dapat meningkatkan daya ingat terhadap suatu informasi, mind mapping juga mempunyai manfaat lain, yaitu sebagai berikut.

1.    Fleksibel Anda dapat dengan mudah menambahkan catatan-catatan baru di tempat yang sesuai dalam peta pikiran tanpa harus kebingungan dan takut akan merusak catatan yang sudah rapi.

2.    Dapat Memusatkan Perhatian Dengan peta pikiran, Anda tidak perlu berpikir untuk menangkap setiap kata atau hubungan, sehingga Anda dapat berkonsentrasi pada gagasan-gagasan intinya.

3.    Meningkatkan Pemahaman Dengan peta pikiran, Anda dapat lebih mudah mengingat materi pelajaran sekaligus dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran tersebut. Karena melalui peta pikiran, Anda dapat melihat kaitankaitan antar setiap gagasan.

4.    Menyenangkan Imajinasi dan kreativitas Anda tidak terbatas sehingga menjadikan pembuatan dan pembacaan ulang catatan menjadi lebih menyenangkan. Di gunakan untuk belajar.

 

Dalam melakukan teknik mind mapping, terdapat 7 langkah pemetaan sebagai berikut.

1.    Mulai dari Bagian Tengah. Mulai dari bagian tengah kertas kosong yang sisinya panjang dan diletakkan mendatar. Memulai dari tengah memberi kebebasan kepada otak Anda untuk menyebarkan kreativitas ke segala arah dengan lebih bebas dan alami.

2.    Menggunakan Gambar atau Foto untuk Ide Sentral Gambar bermakna seribu kata dan membantu Anda menggunakan imajinasi. Sebuah gambar sentral akan lebih menarik, membuat Anda tetap terfokus, membantu berkonsentrasi, dan mengaktifkan otak.

3.    Menggunakan Warna Bagi otak, warna sama menariknya dengan gambar. Warna membuat peta pikiran lebih hidup, menambah energi pemikiran kreatif, dan menyenangkan.

4.    Menghubungkan Cabang-cabang Utama ke Gambar Pusat Hubungkan cabang cabang utama ke gambar pusat kemudian hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan tiga ke tingkat satu dan dua dan seterusnya. Karena otak bekerja menurut asosiasi. Otak senang mengaitkan dua (atau tiga, atau empat) hal sekaligus. Jika kita menghubungkan cabang-cabang, kita akan lebih mudah mengerti dan mengingat.

5.    Membuat Garis Hubung yang Melengkung, Bukan Garis Lurus Garis lurus akan membosankan otak. Cabang-cabang yang melengkung dan organis, seperti cabang-cabang pohon, jauh lebih menarik bagi mata.

6.    Menggunakan Satu Kata Kunci untuk Setiap Garis Kata kunci tunggal memberi lebih banyak daya dan flesibilitas kepada peta pikiran. Setiap kata tunggal atau gambar adalah seperti pengganda, menghasilkan sederet asosiasi dan hubungannya sendiri.

7.    Menggunakan Gambar Seperti gambar sentral, setiap gambar bermakna seribu kata. Jika anda hanya mempunyai gambar di dalam peta pikiran, maka peta pikiran siswa sudah setara dengan 10.000 kata catatan (Buzan, 2008:15-16).

3. Kesiapsiagaan Bela Negara

Tujuan pelatihan terintegrasi ini adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, serta memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang. Pelatihan di masa depan serta dalam rangka penetapan standar kualitas pelatihan, maka Lembaga Administrasi Negara menyusun modul ini. Pokok bahasan pada modul kesiapsiagaan bela negara ini meliputi Kerangka Kesiapsiagaan Bela Negara, yaitu Konsep Kesiapsiagaan Bela Negara, Kesiapsiagaan Bela Negara Dalam Orientasi PPPK, dan Manfaat Kesiapsiagaan Bela Negara. Kemampuan Awal Bela Negara meliputi Kesiapsiagaan Jasmani dan Mental, Rencana Aksi Bela Negara, Program Rencana Aksi dan Kegiatan Kesiapsiagaan Bela Negara.

Untuk bisa melakukan internalisasi nilai-nilai dasar bela negara, kita harus memiliki kesehatan dan kesiapsiagaan jasmani maupun mental yang mumpuni, serta memiliki etika, etiket, moral, dan nilai kearifan lokal sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.

 

Rangkuman

AGENDA II

2. Berorientasi Pelayanan

Memberikan layanan yang bermutu tidak boleh berhenti ketika kebutuhan customer sudah dapat terpenuhi, melainkan harus terus ditingkatkan dan diperbaiki agar mutu layanan yang diberikan dapat melebihi harapan customer. Layanan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan layanan hari esok akan menjadi lebih baik dari hari ini(doing something better and better).” Berorientasi Pelayanan merupakan salah satu nilai yang terdapat dalam Core Values ASN BerAKHLAK yang dimaknai bahwa setiap ASN harus berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. Materi modul ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana panduan perilaku Berorientasi Pelayanan yang semestinya dipahami dan dimplementasikan oleh setiap ASN di instansi tempatnya bertugas, yang terdiri dari:

a.    Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat;

b.    Ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan; dan

c.    Melakukan perbaikan tiada henti.

Citra positif ASN sebagai pelayan publik terlihat dengan perilaku melayani dengan senyum, menyapa dan memberi salam, serta berpenampilan rapih; melayani dengan cepat dan tepat waktu; melayani dengan memberikan kemudahan bagi Anda untuk memilih layanan yang tersedia; serta melayani dengan dengan kemampuan, keinginan dan tekad memberikan pelayanan yang prima. Pemberian layanan bermutu tidak boleh berhenti ketika kebutuhan masyarakat sudah dapat terpenuhi, melainkan harus terus ditingkatkan dan diperbaiki agar mutu layanan yang diberikan dapat melebihi harapan pengguna layanan. Layanan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan layanan hari esok akan menjadi lebih baik dari hari ini (doing something better and better).

Pelayanan publik yang prima dan memenuhi harapan masyarakat merupakan muara dari reformasi birokrasi. Dalam peraturan presiden nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, dinyatakan bahwa visi reformasi birokrasi adalah pemerintahan berkelas dunia yang ditandai dengan pelayanan publik yang berkualitas. Sistematika materi setiap modul harus dijelaskan dan keterkaitan antar modul dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran Agenda II. Penugasan relevan diberikan agar peserta dapat berdiskusi kelompok secara mandiri, berupa studi kasus, penugasan bermain peran, dan lain-lain. Evaluasi terhadap penguasaan materi dilakukan dengan beragam cara, seperti pemberian soal komprehensif, kuis interaktif, dan lain sebagainya.

 

2. Akuntabel

Akuntabilitas adalah kata yang seringkali kita dengar, tetapi tidak mudah untuk dipahami. Ketika seseorang mendengar kata akuntabilitas, yang terlintas adalah sesuatu yang sangat penting, tetapi tidak mengetahui bagaimana cara mencapainya. Dalam banyak hal, kata akuntabilitas sering disamakan dengan responsibilitas atau tanggung jawab. Namun pada dasarnya, kedua konsep tersebut memiliki arti yang berbeda. Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab yang berangkat dari moral individu, sedangkan akuntabilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab kepada seseorang/organisasi yang memberikan amanat.

Akuntabilitas dan Integritas adalah dua konsep yang diakui oleh banyak pihak menjadi landasan dasar dari sebuah Administrasi sebuah negara (Matsiliza dan Zonke, 2017). Kedua prinsip tersebut harus dipegang teguh oleh semua unsur pemerintahan dalam memberikan layanang kepada masyarakat. Aulich (2011) bahkan mengatakan bahwa sebuah sistem yang memiliki integritas yang baik akan mendorong terciptanya Akuntabilitas, Integritas itu sendiri, dan Transparansi. Integritas adalah konsepnya telah disebut filsuf Yunani kuno, Plato, dalam The Republic sekitar 25 abad silam, adalah tiang utama dalam kehidupan bernegara. Semua elemen bangsa harus memiliki integritas tinggi, termasuk para penyelenggara negara, pihak swasta, dan masyarakat pada umumnya. Akuntabilitas dan Integritas Personal seorang ASN akan memberikan dampak sistemik bila bisa dipegang teguh oleh semua unsur. Melalui Kepemimpinan, Transparansi, Integritas, Tanggung Jawab, Keadilan, Kepercayaan, Keseimbangan, Kejelasan, dan Konsistensi, dapat membangun lingkungan kerja ASN yang akuntabel.

3. Kompeten

Perilaku kompeten sebagaimana dalam uraian modul ini, diharapkan menjadi bagian ecosystem pembangunan budaya instansi pemerintah sebagai instansi pembelajar (organizational learning). Pada ujungnya, wujudnya pemerintahan yang unggul dan kompetitif, yang diperlukan dalam era global yang amat dinamis dan kompetitif, sejalan perubahan lingkungan strategis dan teknologi yang berubah cepat. Berkinerja yang BerAkhlak:

1.    Setiap ASN sebagai profesional sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Selain ciri tersebut ASN terikat dengan etika profesi sebagai pelayan publik. Perilaku etika profesional secara operasional tunduk padaperilaku BerAkhlak.

2.    Meningkatkan kompetensi diri:

·         Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah adalah keniscayaan

·         Pendekatan pengembangan mandiri ini disebut dengan Heutagogi atau disebut juga sebagai teori “net-centric”, merupakan pengembangan berbasis pada sumber pembelajaran utama dari Internet.

·         Perilaku lain ASN pembelajar yaitu melakukan konektivitas dalam basis online network.

·         Sumber pembelajaran lain bagi ASN dapat memanfaatkan sumber keahlian para pakar/konsultan, yang mungkin dimiliki unit kerja atau instansi tempat ASN bekerja atau tempat lain.

·         Pengetahuan juga dihasilkan oleh jejaring informal (networks), yang mengatur diri sendiri dalam interaksi dengan pegawai dalam organisasi dan atau luar organisasi.

4. Harmonis 

Keharmonisan dapat tercipta secara individu, dalam keluarga, lingkungan bekerja dengan sesama kolega dan pihak eksternal, serta dalam lingkup masyarakat yang lebih luas. Semoga kita semua dapat menerapkan dan meciptakan keharmonisan tersebut bersama kolega rekan sejawat, saat memberikan pelayanan public, dan kehidupan bermasyarakat. Keberagaman bangsa Indonesia selain memberikan banyak manfaat juga menjadi sebuah tantangan bahkan ancaman, karena dengan kebhinekaan tersebut mudah menimbulkan perbedaan pendapat dan lepas kendali, mudah tumbuhnya perasaan kedaerah yang amat sempit yang sewaktu bias menjadi ledakan yang akan mengancam integrasi nasional atau persatuan dan kesatuan bangsa. Terbentuknya NKRI merupakan penggabungan suku bangsa di nusantara disadari pendiri bangsa dilandasi rasa persatuan Indonesia. Semboyan bangsa yang dicantumkan dalam Lambang Negara yaitu Bhineka Tunggal Ika merupakan perwujudan kesadaran persatuan berbangsa tersebut. Etika publik merupakan refleksi kritis yang mengarahkan bagaimana nilai-nilai kejujuran, solidaritas, keadilan, kesetaraan, dan lain-lain dipraktikkan dalam wujud keprihatinan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Adapun Kode Etik Profesi dimaksudkan untuk mengatur tingkah laku/etika suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan dapat dipegang teguh oleh sekelompok professional tertentu. Oleh karena itu, dengan diterapkannya kode etik

Aparatur Sipil Negara, perilaku pejabat publik harus berubah,

a.    Pertama, berubah dari penguasa menjadi pelayan;

b.    Kedua, berubah dari ’wewenang’ menjadi ’peranan’

c.    Ketiga, menyadari bahwa jabatan publik adalah amanah

Membangun budaya harmonis tempat kerja yang harmonis sangat penting dalam suatu organisasi. Suasana tempat kerja yang positif dan kondusif juga berdampak bagi berbagai bentuk organisasi. Identifikasi potensi disharmonis dan analisis strategi dalam mewujudkan susasana harmonis harus dapat diterapkan dalam kehidupan ASN di lingkungan bekerja dan bermasyarakat.

 

5. Loyal

Sikap loyal seorang ASN dapat tercermin dari komitmennya dalam melaksanakan sumpah/janji yang diucapkannya ketika diangkat menjadi ASN sebagaimana ketentuan perundang undangangan yang berlaku. Disiplin ASN adalah kesanggupan ASN untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundangundangan. Oleh karena itu pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN. Loyal merupakan salah satu nilai yang terdapat dalam Core Values ASN BerAKHLAK yang dimaknai bahwa setiap ASN harus berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Materi modul ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana panduan perilaku loyal yang semestinya dipahami dan dimplementasikan oleh setiap ASN di instansi tempatnya bertugas, yang terdiri dari:

1.    Memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah;

2.    Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan instansi dan negara; serta

3.    Menjaga rahasia jabatan dan negara.

Adapun kata-kata kunci yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan panduan perilaku loyal tersebut di atas diantaranya adalah komitmen, dedikasi, kontribusi, nasionalisme dan pengabdian, yang dapat disingkat menjadi “KoDeKoNasAb”. Oleh karena itu peserta Pelatihan Dasar diharapkan dapat mempelajari setiap materi pokok dalam modul ini dengan seksama dan mengerjakan setiap latihan dan evaluasi yang diberikan. Jika terdapat hal-hal yang belum dipahami dapat ditanyakan dan didiskusikan dengan Pengampu Mata Pelatihan ini pada saat fase pembelajaran jarak jauh maupun klasikal.

 

 

 

6. Adaptif

Dengan adanya pemberdayaan budaya organisasi selain akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Di sektor publik, budaya adaptif dalam pemerintahan ini dapat diaplikasikan dengan tujuan untuk memastikan serta meningkatkan kinerja pelayanan publik. Adaptasi merupakan kemampuan alamiah dari makhluk hidup. Organisasi dan individu di dalamnya memiliki kebutuhan beradaptasi selayaknya makhluk hidup, untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Kemampuan beradaptasi juga memerlukan adanya inovasi dan kreativitas yang ditumbuhkembangkan dalam diri individu maupun organisasi. Di dalamnya dibedakan mengenai bagaimana individu dalam organisasi dapat berpikir kritis versus berpikir kreatif. Pada level organisasi, karakter adaptif diperlukan untuk memastikan keberlangsungan organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Penerapan budaya adaptif dalam organisasi memerlukan beberapa hal, seperti di antaranya tujuan organisasi.

Perilaku adaptif merupakan tuntutan yang harus dipenuhi dalam mencapai tujuan – baik individu maupun organisasi – dalam situasi apa pun. Salah satu tantangan membangun atau mewujudkan individua dan organisasi adaptif tersebut adalah situasi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Hadapi Volatility dengan Vision, hadapi uncertainty dengan understanding, hadapi complexity dengan clarity, dan hadapi ambiguity dengan agility. Organisasi adaptif yaitu organisasi yang memiliki kemampuan untuk merespon perubahan lingkungan dan mengikuti harapan stakeholder dengan cepat dan fleksibel. Budaya organisasi merupakan faktor yang sangat penting di dalam organisasi sehingga efektivitas organisasi dapat ditingkatkan dengan menciptakan budaya yang tepat dan dapat mendukung tercapainya tujuan organisasi. Bila budaya organisasi telah disepakati sebagai sebuah strategi perusahaan maka budaya organisasi dapat dijadikan alat untuk meningkatkan kinerja.

 

7. Kolaboratif

Kolaborasi menjadi hal sangat penting di tengah tantang global yang dihadapi saat ini. Banyak ahli merumuskan terkait tantangan-tantangan tersebut. Prasojo (2020) mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi saat ini yaitu disrupsi di semua kehidupan, perkembangan teknologi informasi, tenaga kerja milenal Gen Y dan Z, serta mobilitas dan fleksibilitas.

Dalam pengertian USIP, WoG ditekankan pada pengintegrasian upaya-upaya kementerian atau lembaga pemerintah dalam mencapai tujuan-tujuan bersama. WoG juga dipandang sebagai bentuk kerjasama antar seluruh aktor, pemerintah dan sebaliknya. Pengertian dari USIP ini menunjukkan bahwa WoG tidak hanya merupakan pendekatan yang mencoba mengurangi sekat-sekat sektor, tetapi juga penekanan pada kerjasama guna mencapai tujuan-tujuan bersama. Dari dua pengertian di atas, dapat diketahui bahwa karakteristik pendekatan WoG dapat dirumuskan dalam prinsip-prinsip kolaborasi, kebersamaan, kesatuan, tujuan bersama, dan mencakup keseluruhan aktor dari seluruh sektor dalam pemerintahan. Dalam banyak literatur lainnya, WoG juga seringdisamakan atau minimal disandingkan dengan konsep policy integration, policy coherence, cross-cutting policy- making, joinedup government, concerned decision making, policy coordination atau cross government. WoG memiliki kemiripan karakteristik dengan konsep-konsep tersebut, terutama karakteristik integrasi institusi atau penyatuan pelembagaan baik secara formal maupun informal dalam satu wadah. Ciri lainnya adalah kolaborasi yang terjadi antar sektor dalam menangani isu tertentu. Namun demikian terdapat pula perbedaannya, dan yang paling nampak adalah bahwa WoG menekankan adanya penyatuan keseluruhan (whole) elemen pemerintahan, sementara konsep-konsep tadi lebih banyak menekankan pada pencapaian tujuan, proses integrasi institusi, proses kebijakan dan lainnya, sehingga penyatuan yang terjadi hanya berlaku pada sektor-sektor tertentu saja yang dipandang relevan. Dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan diatur juga mengenai Bantuan Kedinasan yaitu kerja sama antara Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan guna kelancaran pelayanan Administrasi Pemerintahan di suatu instansi pemerintahan yang membutuhkan.

 

Rangkuman

Agenda III

1. Smart ASN 

Dunia digital saat ini telah menjadi bagian dari keseharian kita. Berbagai fasilitas dan aplikasi yang tersedia pada gawai sering kita gunakan untuk mencari informasi bahkan solusi dari permasalahan kita sehari-hari. Durasi penggunaan internet harian masyarakat Indonesia hingga tahun 2020 tercatat tinggi, yaitu 7 jam 59 menit (APJII, 2020). Angka ini melampaui waktu rata-rata masyarakat dunia yang hanya menghabiskan 6 jam 43 menit setiap harinya. Bahkan menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2020, selama pandemi COVID-19 mayoritas masyarakat Indonesia mengakses internet lebih dari 8 jam sehari. Pola kebiasaan baru untuk belajar dan bekerja dari rumah secara daring ikut membentuk perilaku kita berinternet. Literasi Digital menjadi kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh masyarakat untuk saling melindungi hak digital setiap warga negara. Guna mendukung percepatan transformasi digital, ada 5 langkah yang harus dijalankan, yaitu:

1)    Perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital.

2)    Persiapkan betul roadmap transportasi digital di sektor- sektor strategis, baik di pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, sektor pendidikan, sektor kesehatan, perdagangan, sektor industri, sektor penyiaran.

3)    Percepat integrasi Pusat Data Nasional sebagaimana sudah dibicarakan.

4)    Persiapkan kebutuhan SDM talenta digital.

5)    Persiapan terkait dengan regulasi, skema-skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital dilakukan secepat-cepatnya.

Roadmap Literasi Digital 2021-2024 yang disusun oleh Kominfo, Siberkreasi, dan Deloitte pada tahun 2020 menjadi panduan fundamental untuk mengatasi persoalan terkait percepatan transformasi digital, dalam konteks literasi digital. Sehingga perlu dirumuskan kurikulum literasi digital yang terbagi atas empat area kompetensi yaitu:

● kecakapan digital,

● budaya digital,

● etika digital

● dan keamanan digital.

Indikator pertama dari kecakapan dalam Budaya Digital (Digital Culture) adalah bagaimana setiap individu menyadari bahwa ketika memasuki Era Digital, secara otomatis dirinya telah menjadi warga negara digital. Dalam konteks keIndonesiaan, sebagai warga Negara digital, tiap individu memiliki tanggung jawab (meliputi hak dan kewajiban) untuk melakukan seluruh aktivitas bermedia digitalnya berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan, yakni Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini karena Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan panduan kehidupan berbangsa, bernegara dan berbudaya di Indonesia. Sehingga jelas, kita hidup di dalam negara yang multicultural dan plural dalam banyak aspek. Pemahaman multikulturalisme dan pluralisme membutuhkan upaya pendidikan sejak dini. Apalagi, kita berhadapan dengan generasi masa kini, yaitu para digital native (warga digital) yang lebih banyak ‘belajar’ dari media digital. Meningkatkan kemampuan membangun mindfulness communication tanpa stereotip dan pandangan negative adalah juga persoalan meningkatkan kemampuan literasi media dalam konteks budaya digital.

Hak digital adalah hak asasi manusia yang menjamin tiap warga negara untuk mengakses, menggunakan, membuat, dan menyebarluaskan media digital. Hak Digital meliputi hak untuk mengakses, hak untuk berekspresi dan hak untuk merasa nyaman. Hak harus diiringi dengan tanggung jawab. Tanggung jawab digital, meliputi menjaga hak-hak atau reputasi orang lain, menjaga keamanan nasional atau atau ketertiban masyarakat atau kesehatan atau moral publik. Hak dan kewajiban digital dapat memengaruhi kesejahteraan digital setiap pengguna. Kesejahteraan digital merupakan istilah yang merujuk pada dampak dari layanan teknologi dan digital terhadap kesehatan mental, fisik, dan emosi seseorang. Siapa yang bertanggung awab untuk menciptakan kesejahteraan digital? jawabannya adalah setiap individu. Terdapat empat aspek kesejahteraan individu yang digambarkan dalam piramida dan delapan prinsip praktik digital yang baik yang digambarkan pada lingkaran (Jisc, n.d).

 

 

 

 

2. Manajemen ASN

Pelatihan terintegrasi ini adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Transparency International juga masih rendah pada nilai indeks 34 dan berada pada ranking 107 dari 175 negara. Permasalahan internasional, birokrasi kita juga masih dihadapkan kepada permasalahan-permasalahan dalam negeri seperti pelayanan kepada masyarakat yang kurang baik, politisasi birokrasi terutama terjadi semenjak era desentralisasi dan otonomi daerah, yang kadang dapat mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Memahami dan menjelaskan bagaimana kedudukan, peran, hak dan kewajiban, dan kode etik ASN di antaranya: Konsep sistem merit dalam pengelolaan ASN dan Mekanisme pengelolaan ASN. Hasil Belajar ASN, dan pengelolaan ASN. Indikator Hasil Belajar menjelaskan konsep sistem merit dalam pengelolaan materi pokok, kedudukan, peran, hak dan kewajiban, dan kode etik.

Melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pejabat pembina perundang-undangan. Harus mengutamakan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan publik. Pelayanan publik merupakan kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai peraturan perundang-undangan penduduk barang, warga negara administratif yang diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik dengan tujuan kepuasan pelanggan.

Dalam UU disebutkan bahwa kebijakan manajemen ASN, salah satunya asas persatuan kesatuan. Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Setelah mendapatkan haknya maka ASN juga berkewajiban sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. ASN sebagai profesi berlandaskan pada kode etik dan kode perilaku. Kode etik dan kode perilaku ASN bertujuan untuk menjaga martabat dan kehormatan. Kode etik dan kode perilaku yang diatur dalam peraturan kementerian.

dowload Jurnal DOC:

 https://docs.google.com/document/d/1Ajw04GO_W4n8cqFIM3oLnbbsFcBKhVPR/edit?usp=sharing&ouid=108858648151285343309&rtpof=true&sd=true

 

 

Sunday, May 24, 2020

Tugas Submission Dicoding

Biografi Muhammad Rasyid Ridho

 
Adalah pasangan Bapak Suparna Bin Wikara Bin Kaji dari Kuningan (Jabar,lahir 1941),
Bapak Suparna adalah anggota Corps Pasukan Komando Bagade Compi.Y Regu 2/1 ISORI dari Jakarta ditugaskan ke Pontianak  KAL-Bar pada tahun 1960 dan dari seorang Ibu bernama Kamsyah(lahir Pontianak 1950) Binti Abdul Karim Bin Asmin berasal dari Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten)merantau ke kekalimantan Barat tahun 1942 dan ikut berjuang melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat dan mensyi’arkan  Agama Islam.
Kakek  Abdul  Karim Bin Asmin wafat tanggal 24 mei 1991 Hari Jum’at Paing jam 12.00 siang dimakamkam di Monterado kabupten Bengkayang Kaliamantan Barat.
 

Nama : Muhammad Rasyid Ridho
TTL   : Monterado, 10 Juni 1992
Alamat : Menjalin Kec. Menjalin Kab.Landak
Status   : Beristri
No Hp  : 081284689895
Pekerjaan : Konten Kreator








b.Garis Keturunan dari ibu :

Ibu bernama Kamsyah(lahir Pontianak 1950) Putri dari  Abdul Karim Bin Asmin.
Kakek  Abdul Karim Bin Asmin berasal dari Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten)merantau ke kekalimantan Barat tahun 1942 dan ikut berjuang melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat.
       Kakek  Abdul  Karim Bin Asmin lahir Banten Tahun 1880M di Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten-Jabar).


yuk belajar di dicoding 
silahkan klik disni https://www.dicoding.com/




                       

Thursday, October 10, 2019

BIOGRAFI ROBIL




BIOGRAFI ROBIL BIN SUPARNA BIN WIKARA


ROBIL.S.Pd.I, lahir  Pontianak ( gosong Besar-Tanjung Enam- Suka Lanting), Pada hari Rabu Paing
tanggal 29 Januari 1969 putra pertama dari lima bersaudara( Komariyah,Suparti,Kasman,Daryati,M.Rosyid Ridho)dari pasangan Bapak Suparna Bin Wikara Bin Kaji dari Kuningan (Jabar,lahir 1941),
Bapak Suparna adalah anggota Corps Pasukan Komando Bagade Compi.Y Regu 2/1 ISORI dari Jakarta ditugaskan ke Pontianak  KAL-Bar pada tahun 1960 dan dari seorang Ibu bernama Kamsyah(lahir Pontianak 1950) Binti Abdul Karim Bin Asmin berasal dari Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten)merantau ke kekalimantan Barat tahun 1942 dan ikut berjuang melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat dan mensyi’arkan  Agama Islam.
Kakek  Abdul  Karim Bin Asmin wafat tanggal 24 mei 1991 Hari Jum’at Paing jam 12.00 siang dimakamkam di Monterado kabupten Bengkayang Kaliamantan Barat.
GARIS KETURUNAN /ZURRIYYAT ROBIL:

a.Garis Keturunan dari Ayah :
Ayah bernama  Suparna bin Wikara. Bapak Suparna Bin Wikara Bin Kaji dari Kuningan (kuiningan Jabar,lahir 27-02-1941), Menikan dengan Kamsyah(lahir Pontianak 1950) Putri dari  Abdul Karim Bin Asmin tahun 1967 dikaruniai 6 orang Anak yaitu:
1.Robil lahir Pontianak 29-01-1969,
2.Komariyah lahir Pontianak 30-09-1972,
3. Kasman, lah lahir Pontianak 15-02-1974
4. Suparti, lahir Pontianak 19-06-1976, ,
 5.Daryati, lahir Pontianak 11-02-1979,
6.M.Rosyid Ridho) lahir Singkawang 10-07-1992,
Bapak Suparna adalah anggota Corps Pasukan Komando Bagade Compi.Y Regu 2/1 ISORI dari Jakarta ditugaskan ke Pontianak  KAL-Bar pada tahun 1960.Mengundurkan diri Tahun 1967.
Kakek Wikara lahir 30-01-1915 Desa Cantilan Kecamatan Salajambe Kabupaten Kuningan.Belaiau PNS Kejaksaan  pengadilan Negeri istimewa  Jakarta pusat  Jln.Gajah Mada No.17.Pendidikan Terakhir MULO  Pensiun di golongan III/a .Mempunyai anak 8 orang dari isteri bernama Rukini yaitu:
1.Suparna/wanto lahir Kuningan,27-02-1941
2.Toto Hidayat
3.Rusiah
4.Kuskem
5.o.Sobirin
6.Widodo
7.Kuspe
8.Entin Rustatin

b.Garis Keturunan dari ibu :
Ibu bernama Kamsyah(lahir Pontianak 1950) Putri dari  Abdul Karim Bin Asmin.
Kakek  Abdul Karim Bin Asmin berasal dari Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten)merantau ke kekalimantan Barat tahun 1942 dan ikut berjuang melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat.
      Kakek  Abdul  Karim Bin Asmin lahir Banten Tahun 1880M di Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten-Jabar).
      Beliau sebelum  merantau(Berjuang melawan Penjajah)  di bekali ilmu hikmah dari gurunya Kiai Mansyur banten dan aktif .Pada zaman jepang pejuang  banten banyak yang di tangkap dan di asingkan/dibuang keluar daerah.Kakek saya dengan 12 orangputara banten  pada tahun 1942 ditangkap oleh jepang dan di asaingkan ke Pontianak kekalimantan Barat.Belaiu dibanten meninggal 5 orang anak yaitu,sukari,asmajaya,Mursiti,Ismail,Amawi dipisahkan oleh jepang  sampai saat ini.Kemudian diKalbar menikah dengaN Kasmiri di Tahun 1946 M dan punya anak tunggal bernama Kamsyah yang menikah dengan Suparna bin wikara Tahun 1967.
     Selama pengasingan diKal-bar, Waktu itu kakek dan yang lain nya diikat kakinya dengan Rantai besi oleh jepang,tapi berkah ilmu hikmah dengan 12 orang putra banten  dapat keluar  dan ikut   berjuang di kalbar melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat tahun 1942,
      AL-Hamdulillah berkah ilmu hikmah ,kakek saya dan para pejuang lainnya selamat dari  ancaman Penjajah jepang ketika adanya pembantaian di Mandor.
Kakek  Abdul  Karim Bin Asmin wafat tanggal 24 mei 1991 Hari Jum’at Paing jam 12.00 siang dimakamkam di Monterado kabupten Bengkayang Kaliamantan Barat.

1.RIWAYAT  PENDIDIKAN FORMAL ROBIL
   Sekolah Dasar : SDN 08 Rasau Jaya Kota Pontianak - Prov. Kalimantan Barat (1978 – 1984)
   SLTP   : Mts Al-Ikhlas Rasau Jaya  Kota Pontianak - Prov. Kalimantan Barat (1984  – 1987)
                 (Tahun 1988 Lulus MTs tidak ada biaya ke  SLTA ,terpaksa Bekerja di
                     PT .Perkebunan Nusantara XIII  (Persero-BUMN) Monterdo-Bengkayan g) 
   SLTA    :  PGAN Kota Singkawang - Prov. Kalimantan Barat (1989-1991)
   Perguruan Tinggi  : S1 IAIN PONTIANAK MIRTA  IAIN  ANTASRI BANJARMASIN  ( 2009- 2013)

2.RIWAYAT PE KERJAAN ROBIL
   a.Tahun 1991 – Tahun 2000 :
       Menjadi Guru Honorer di Pondok Pesantren Miftahul Ulum
       Kecamatan Samalantan Kabupaten    bengkayang ( Sore hari)
   b.Tahun 1991 – Tahun 2002:
        PT.Perkebunan Nusantara 13(PTPN 13-BUMN) Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang (pagi hari) 
        Pekerjaan   : Karyawan  PT .Perkebunan Nusantara XIII (Persero-BUMN) Monterado
        NIK   : 90590101
        Pangkat / Golongan   :1A/4
  c. Tahun 2000 – Tahun 2002 :
       Mutasi dari Montrado(Benkayang) ke Sintang Tanggal 1 mei 2000
   1 - Bertugas: PT .Perkebunan Nusantara XIII (Persero-BUMN) Kec.Dedai  Kab.Sintang  Prov. Kalimantan Barat
               Pekerjaan  : Karyawan  PT .Perkebunan Nusantara XIII (Persero-BUMN) Dedai
               N: 90590101
              Pangkat / Golongan    : 1A/4
         2-PENSIUN DINI DI USIA 45 TAHUN  TMT 2002
              Tmt, 04-06-2018 Gaji Pensiunan : Rp. 99,125.00/Bulan
  d.Tahun 2002 – Tahun 2014 :
      Menjadi PNS Kemenag  (Guru Madrasah Ibtidaiyah Sepauk)
1.CPNS Kemenag .Pangkat/Golongan II/a Tmt, 1 Desember 2002
    NIP: 196901292002121003
     2.PNS Kemena. Pangkat/Golongan II/a Tmt 1 April 2004
   NIP: 196901292002121003
3.Pangkat/Golongan II/bTmt 1 April 2006
4.Pangkat/Golongan II/cTmt 1 April 2008
5.Pangkat/Golongan II/d Tmt 1 April 2010
6.Pangkat/Golongan III/aTmt 1 April 2012
7.Pangkat/Golongan III/bTmt 1 April 2014
d. Tahun 2013 – Tahun 2019:
       Tanggal Mulai Tugas: 01-8-2013
       Tempat Tugas : MI Al-Falah Sepauk Kec.Sepauk
        Pekerjaan          : Guru Madrasah Ibtidaiyah Sepauk
       NIP: 196901292002121003
      Pangkat/Golongan III/bTmt 1 April 2014
e. Tahun 2014 – Sertifikasi Guru :
      Pada Tanggal 20 Nopember 2014 Alhamdulilah berdasarkan Keputusan 
      Mendiknas  No.128/P/2013 Tentang Perguruan Tinggi Peneyelengara  sertifikasi Guru dalam Jabatan,
      Rektor UIN  SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Dan Dekan SELAKU kETUA LPTK Rayon 201,Menyatakan bahwa :
      Nama :ROBIL,S.Pd.I
      Nomor Paserta  :14130423720034
     LULUS SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN dan dinyatakan Sebagai GURU  PROFOSIONAL diBidang FIKIH  (Ilmu Syariat) Tmt,20 Nopember 2014

 3.RIWAYAT  PERJALANAN SPERITUAL ( MENCARI GURU MURSYID) ROBIL
  a.Tahun 1987 – Dibimbing Kakek
     Di awali belajar Doa dan zikir sejak usia SD Di bimbing oleh kakek saya Abdul  Karim Bin Asmin lahir Banten
      Tahun 1880 M di Desa Curuk Bitung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak-Rangkas Bitung (Banten-Jabar).
      Beliau sebelum  merantau(Berjuang melawan Penjajah)  di bekali ilmu hikmah dari gurunya Kiai Mansyur banten dan aktif .Pada zaman jepang pejuang  banten banyak yang di tangkap dan di asingkan/dibuang keluar daerah.Kakek saya dengan 12 orangputara banten  pada tahun 1942 ditangkap oleh jepang dan di asaingkan ke Pontianak kekalimantan Barat.Belaiu dibanten meninggal 5 orang anak,sukari,asmajaya,Mursiti,asnawi,dipisahkan oleh jepang  sampai saat ini.Kemudian diKalbar menikah dengaN Kasmiri di Tahun 1946 M dan punya anak tunggal bernama Kamsyah yang menikah dengan Suparna bin wikara Tahun 1967.
     Selama pengasingan diKal-bar, Waktu itu kakek dan yang lain nya diikat kakinya dengan Rantai besi oleh jepang,tapi berkah ilmu hikmah dengan 12 orang putra banten  dapat keluar  dan ikut   berjuang di kalbar melawan penjajah jepang di Kalimantan Barat tahun 1942,
      AL-Hamdulillah berkah ilmu hikmah ,kakek saya dan para pejuang lainnya selamat dari  ancaman Penjajah jepang ketika adanya pembantaian di Mandor.
      Setiap sebelum  tidur kakek saya mengajarkan amalan/wirid seperti ayat 7,ayat 15,haikal dll kepada saya,kakek saya hafal surat Al-MULK(tabarokalli) yang rutin diamalkan setiap setelah sholat limam waktu,sampai-sampai bapak saya hawatir takut terjadi apa-apa,karena masih SD SUDAH Diajarkan amalan zikir,tapai alhamdulilah aman.
      waktu SD samapai MTs Rasau Jaya saya Dititipakan di bapak angkat saya yaitu Bapak sujito dan ibu icih sukarsih(sobat karib bapak sejak dari jawa)di juga punya anak angkat bernama Sumiati,karena  masih SD ,Selama itu saya di temani kakek saya.Nah situlah  saya diajarkan  doa dan zikir ilimu selamat dunia-akhirat,sebelum tidur saya di ceritakann pengalaman kakek saya dalam perjlanan hidup dan perjuangannya melawan pejajah dari banten sampai kekalimanta barat yang banayak Tantangan,ujiannya.
       Pesan beliau dalam menempuh perjalanan hidup ini kita harus punya ilmu(ilmu dunia-akhirat)insya Allah,selamat dunia-akhirat,.Pada tanun 1991 kakek saya meninggal dunia pada jam12 siang hari Jum”at Paing di Makamkan
      di Monterado kabupaten Bengkayang.
                  Semoga menjadi Pejuang Fafirruu ilallah wa rosulihi seluruh keturunanan anak -cucu, darah ,daging ,Abdul Karim bin Asmin yang pernah  berguru dengan Kiyai Asnawi dan syaikh Maulana Mansyur di Banten,,, dijadikan waliyullah yang inteliek dan intelektual  waliyullah sukses dunia akhirat dengan izin dan ridho Allah.
 b.Tahun 1993 – Thoriqot Naqsyabandiyah
       belajar Thoriqot Naqsyabandiyah yang Diba’at malam Jumaat Pon 05-11-1993 di Monterado  Kabupaten  Bengkayang oleh GURU Mursyid K.H Maksum dari Jawa Timur.
      K.H Maksum SetiaP Tahun datang ke Kal-bar Untuk mebai’at  para ikhwan yang baru, disitulah saya sempat dibai’at dan inigin istiqomah dan benar-benar mendalami Thoriqot Naqsyabandiyah,Namun ALLAH berkehendak lain di tahun 1997 terjadi kerusuhan anatara Madura dan DAYAK di kkal-bar.akhirya K.H Maksum tak pernah hadir di kalbar bahkan sampai beliau meninggal dunia.Maka dengan kejadian ini terputus hubungan kami dan bingung mencari guru penerus.
 C. Tahun 1997 – Kuliah ilmu rohani Jarak jauh
      Pada suatu hari ketika saya beli buku diToko  Buku Senayan singkawang dapat buku dengan judul : Kuliah Ilmu AJAIB
      Karya : K.H.A Zaenuri bin  Al-Yusak Mustarom,pada akhir halaman ada keterangan dibolehkan belajari lmu Ajaib  jarak Jauh via wesel pos,maklum waktu itu belum ada akses inernet.HP,sehingga susah untuk komunikasi  jarak jauh .
      Alhamdulillah melalui via surat Pos saya diterima sebagai Murid dan dieberi ijazah dan  amalan(Doa Nurbuat )  pada tanggal 14 Juli 1997
      Ilmu KethobibanDari seorang GURU Muallif( Pengarang Kitab) yang ada jalur/silsilah keturunan walyullah sunan Bonang  yang ke 25 Yaitu K.H.A Zaenuri bin  Al-Yusak Mustarom.
       Beliau tidak pernah mengaji dan sekolah,hanya waktu kecilnya di ulang baca Alfatihah oleh Abi Abdurrahman.Berkah kekoramah   K.H.A Zaenuri bin  Al-Yusak Mustarom secara sepontan beliau dapat menulis Dan Menterjemah  berbagai kitab klasik.Diantaranya kitab  karya Beliau :
      - Kuliah Ilmu AJAIB Cetak Ke-1 Tahun
      -Sakti Mandaraguna (Terjemahan kitab Ushul Hikmah Karya Syaihk Ahmad Ali Al-Buni)Cetak Ke-1 Tahun
     -Saripati AL-Qur’an Cetak Ke-1 Tahun
     -Kethobiban(Terjemahan Kitab: Al-AUFAQ Karya Imam Ghozali) Cetak Ke-1 Tahun
      Taklama baru asi-asiknya  belajar terjadi kerusuhan lagi anatara Madura dan DAYAJK di Akhir Tahun 1997 di Kal-bar  pada akhirnya hubungan terputus kembalI.

 d.Tahun 1998 – YP.Al-Hikmah :
      Dengan semgat yang tinggi saya terus mencari guru,pada Suatu harisaya  mendapat info bahwa di  Bodok/(Rumah sakit Jiwa )ada suatu mejelis Taklim yang mengjar ilmu hikmah,Kemudian saya menyuruh adik saya (kasman) untuk mencari info dan kalau benar sebaik adik saya dulu ikut belajar.
      Alhamdulillah adik saya dan guru agama SDNSansibo resmi menjadi Ihkwan Yayasan Perguruan Alhikmah  Cabang singkawang yang DI Ketuai H.Munir(Purn.TNI) Tahun 1997.
      Karena saya orang tidak mudah menerima sesuatu ilmu,setelah bebarapa bulan, maka saya minta lembaran amalan al-hikmah dati tngkat dasar sampai Tingkat dua dari adik saya untuksaya telti dan pelajari.
     Setelah itu saya dapat petunjuk d berupa isyarat Ghaib dari ALLAH ,bahwa ilmu Itu memang benar dan dibawa oleh seorang yang amanah(guru Mursyid).
     Beberapa hari kemudian  saya ke singkawang menemui H.Munir (ketua Alhikmah cabang Singkawang).
     Dan saya menyatakan ingin menjadi ikhwan alhikmah,Tapi saya sempat terperanjat atas ucapan beliau :
     ”Kalau kamu ingin mencariilmu kekuatan(kesaktian) jangan di alhikmah,tapi ada sekitar simgkawang ini perguruan yang mengajar ilmu kesaktian,:”,,Sepontan saya jawab:”..Pak haji,,saya datang kesini ingin belajar ilmu dekat dengan Allah dan ketemu Rasulullah di dunia-akhirat.
    Jawab beliau :”Ya..sudah, kalau begitu mulai saat ini kamu baca sebanyak-banyak istighfar  70.0000 KALI selama 4 bulan dan ikuti latihan senam dan juruz alhikmah di Masjid Agung singkawang setiap pagi Minggu dan nanti sebalum di Bai’at kamu harus mengikuti tapakkur.
     Waktu itu ada 2 teman saya(Warno,irwansyah)calon ikhwan dari montrado,saya dan mereka tiap minggu berspeda ke singkawang untuk latihan senam dan juruz al-hikmah yang  dilatih oleh Bpk Tahsiar Mahli(anggota Polisi singkawang)
    Waktu itu hidup saya masih sengsara,tapi membawa nikmat,anak dua masih kecil-kecil ,gaji di PTPN XIII Pas-pasan.
     Alhamdulillah setelah beberapa bulan saya mengikuti kegiatan alhikmah atas petunjuk dan bimbingan bapak H.Munir ketua Al-Hikmah cabang Singkawang
     saya diBai’at dan digores Oleh Tuan Guru Mursyid Abah H.Bastaman,B.sc Pada Hari Minggu 09-06-1998
      Saya bersyukur kepada Allah,Selain belajar Ilmu Lahir(Zohir/syariat)melalui lembaga Pendidikan   Formal.Alhamdulillah saya  juga diberi kesempatan belajar Ilmu Al-HIkmah(bathin)di YP.alhikmah  Yang dirawat lahir-bathin oleh abah Guru Mursyid  Abah H.Bastaman,B.sc. Yang mana  di waktu beliau berziarah ke Mekkah ketika menunaikan Haji yang pertama,   beliau langsung bertemu secara jaga/sadar
 ( yaqozhoh ) dengan Sayyidina Ali Karramallahu Wajhu  dan di sambut baik sambil keluar dari dalam kuburnya....kemudian ditalqin dan di baiat langsung oleh Sayyidina Ali Karramallahu Wajhu sang pemilik ilmu Hikmah....
 dan beliau juga langsung bertemu secara jaga ( yaqozhoh ) dengan Rasulullah SAW….Masya Allah....itu semua adalah kekuasaan Allah Swt,maka wajiblah saya berguru dengan beliau zohir dan Bathin.
      ...Alhamdulilah berkah ilmu hikmah dari abah Guru..hidup berkah rezeki melimpah, sehat lahir bahtin,PANJANG UMUR,Keluarga sakinah-mawahdah warohmah selamat dunia akhirat dengan izin dan ridho ALLAH...
 


4.RIWAYAT KELUARGA ROBIL
    Menikah,Jawai /Sambas 27-07-1995
   a.Data Istri
     Nama :ROSITA.M,
     Lahir :Nunuk ,05-05-1976
     NIK: 6105034612700004
  b.Data Anak Kandung ROBIL
Ya Allah berkatilah dan rahmatilah perjalanan hidup kami dan seluruh anak cucu keturunan kami agar menjadi wali yang intelek dan intelektual yang waliyullah orang yang sukses di dunia-akhirat berkah karomah, barokah,nazhroh,doa restu bimbingan Tarbiyah rohaniah Orang Tua dan Guru Mursyid KAMI
wabil khususnya UNTUK anak kami:
1.SAYYIDAH YAUMI,S.Pd.I  BINTI ROBIL
     NIK: 61050356109600001
     Lahir: MONTERADO, 18 Oktober 1996
     Jenjang sekolah: S1 (IAIN Pontianak)
2.SITI MAULJANNAH BINTI ROBIL
    NIK: 610503451270001
    Lahir: MONTRADO, 1 Maret 1998
    Jenjang sekolah: IAIN Pontianak
3.NUR KHOLIFAH TUL UMMI BINTI ROBIL
    NIK: 6105034901030003
    Lahir: SINTANG, 9 Januari 2003
    Jenjang sekolah: SMA
4.NURUL MAULIDA BINTI ROBIL
    NIK: 6105035004060003
    Lahir: SINTANG, 10 April 2006
    Jenjang sekolah: MTs
5.SITI AULIA BINTI ROBIL
    NIK: 6105036803120001
    Lahir: SINTANG, 18 Maret 2012
    Jenjang sekolah:SD/MI
Sekian dan demikian sekelumit Riwayat hidup saya,semoga menjadi motivasi Bagi ikhwan 
Al-Hikmah dan keluarga dimana saja berada dalam menempuh perjalanan hidup di dunia ini yang bermodalkan  doa dan ikhtiar menuju kehidupan yang kekal abadi yaitu Negeri Akhirat.


Sepauk, 24-07-2019
Penyusun


ROBIL,S.Pd.I
NIP.19690129120121003

Featured Post

SEJARAH MENGAPA HARI IBU DI PERINGATI 22 DESEMBER

 MENGAPA TANGGAL 22 DESEMBER? ENGAPA TANGGAL 22 DESEMBER? jalanillahi92.com- Penetapan 22 Desember sebagai peringatan Hari Ibu mengacu...

Popular Posts